INSOMNIAEnt.id – Starrcy band yang mengusung genre Alternative rock/Emo Rock asal Yogyakarta merilis debut album perdana yang bertajuk “Last In Bloom” setelah merilis dua single “Merona” dan “Biadab” yang masih kental dengan alternative rocknya dan lagu tersebut akan tetap masuk dalam album.
Untuk album “Last In Bloom” ini ada 6 materi lagu yang masih fresh dan masih bercerita tentang seputaran masa muda yang penuh kegelisahan, Kebahagiaan dan kegagalan yang akan mempermainkan perasaan pendengar melewati lirik dan musiknya , suka dan duka di masa muda menjadi acuan untuk penulisan lirik dari album ini, yang dikerjakan oleh Bima (Vocal) dan di bantu oleh Uta (Gitaris Lead). Album penuh STARRCY berisi kisah-kisah sederhana namun penuh makna, mulai dari singkatnya kebahagiaan di gigs akhir pekan yang digambarkan dalam Lagu yang berjudul Sabtu, kekaguman akan kecantikan wanita pada Lagu Merona, hingga kegagalan anak muda menghadapi cobaan hidup dalam Biadab. Lagu Kelam merepresentasikan alkohol sebagai simbol kesenangan semu, sementara Lagu yang berjudul Stop Looking for Happiness in the Same menuturkan usaha melupakan masa lalu meski kenangan tetap membekas. Dan lagu yang berjudul Forget yang terinspirasi film Forget Me Not, album ini menyoroti cinta, kenangan, serta rapuhnya hubungan manusia yang mudah terlupakan.
Cerita setiap lagu berdasarkan kisah nyata dari personil dan dari orang-orang terdekat yang ikut serta sharing keluh kesah dan kebahagiaan mereka kepada kami, materi baru dari album Starrcy sedikit ada sentuhan emo agar pesan yang disampaikan ke pendengar lebih mendalam melewati instrumen dan lirik dari setiap lagu. Di album ini Starrcy juga mengajak kolaborasi dua Musisi yaitu Maya Nilam untuk ikut mengisi Verse Wanita di salah satu track yang berjudul “Forget”, dan Bugis Putra (Ain’t Bunny) untuk menambah emosi di salah satu track yang berjudul “Stop Looking For Happines In The Same”.

album ini mulai digarap sejak pertengahan tahun 2024, dan diproduseri oleh Bugis Untuk menemukan sound yang sesuai seperti apa yang di inginkan Starrcy, Setelah beberapa kali revisi akhirnya menemukan Sound yang pas seperti yang ada di audio saat ini.
Sampul album ini berupa Foto jalanan dan laut Kamakura yang luas yang di abadikan oleh Yudha Pratama (@yudhaxxz) saat berliburan di jepang, bagi kami foto jalanan dan laut diartikan sebagai perjalanan masa muda yang masih Panjang dan luas.
Album ini rencana akan di rilis secara fisik dan akan ada Showcase bersama tour album dalam waktu dekat setelah perilisan, kami juga akan membuat video music ataupun video lirik di beberapa lagu yang ada dalam album tersebut.
Last In Bloom sudah bisa didengarkan di Spotify, Youtube, Apple Music dan semua digital platform lainya pada tanggal 28 Agustus 2026.
TENTANG STARRCY
STARRCY lahir di pinggiran utara Yogyakarta pada pertengahan 2023. Mula mula kuintet ini manggung sekali di sebuah festival bawah tanah dengan nama SKS04. Tak lama, isu kesamaan nama dengan entitas lain memaksa mereka re branding; pilihan jatuh pada STARRCY, singkatan internal dari “Starry Cycle” cerminan tekad mereka untuk terus berputar memancarkan energi baru.
“Starry Cycle” adalah gabungan dua kata yang memuat makna visual dan filosofis, Starry : penuh bintang; menggambarkan langit malam yang luas, penuh cahaya kecil yang jauh tapi menyala. Kata ini juga memberi kesan romantik, misterius, sekaligus harapan. Cycle : siklus di artikan sesuatu yang terus berulang lahir, tumbuh, runtuh, dan kembali lagi. “Starry Cycle” bukan sekadar nama, melainkan simbol perjalanan emosional dan kreatif, seperti bintang yang bersinar, padam, lalu meledak menjadi unsur kehidupan baru. Bagi STARRCY, konsep ini mencerminkan dinamika tumbuh dewasa di pinggiran kota yang penuh keraguan, harapan, pertemanan, kekalahan, dan pencarian identitas diri.
Terbentuk 2023, STARRCY beranggotakan Bima (vokal), Uta (gitar utama), Wawa (gitar ritem), Arif (bass), dan Bagus (drum). Musik mereka menggabungkan hook sing along ala brit alternative dengan Sedikit sentuhan Emo lewat lirik dan kerak gitar ganda khas skena DIY Jogja. Single perdana “Merona” telah menembus beberapa playlist alternatif lokal dan menjadi etalase energi live band ini. Dan diakhir tahun 2024 Kembali menyuguhkan single kedua yang berjudul “Biadab” dengan nuansa lebih emosional dari single sebelumnya. Di akir Tahun 2025 kami akan meluncurkan album perdana yang berisi 8 track lagu yang berkolaborasi bersama dua musisi asal Yogyakarta untuk ikut serta memberi warna pada track di album STARRCY dengan sentuhan karakter suara mereka masing-masing.









