Inthesky Tumpahkan Keresahan Negeri Lewat “Hantam!” Bersama Tuantigabelas

INSOMNIAEnt.id – Kondisi sosiopolitik negeri yang kian hari kian memprihatinkan memicu unit fusion rap asal Medan, Inthesky, untuk angkat suara melalui rilisan terbaru berjudul “Hantam!”, menggandeng salah satu rima terbaik tanah air, Tuantigabelas, serta musisi Yanto Tarigan dan F. Tarigan.

Bagi Inthesky, “Hantam!” adalah sebuah respons darurat sekaligus manifesto bahwa seniman tidak boleh tinggal diam melihat ketidakadilan. Melalui lagu ini, mereka mengirimkan pesan tegas kepada siapa saja yang mencoba membatasi ruang publik: mereka bisa menyensor kata, tetapi tidak akan pernah bisa membungkam fakta, maka jangan pernah takut untuk mengutarakan kebenaran.

Perilisan ini terasa kian emosional karena bertepatan dengan momentum tepat tujuh tahun perjalanan Inthesky berkarya bersama di skena independen. Alih-alih merayakannya dengan pesta pora, mereka memilih memperingati konsistensi tujuh tahun ini dengan merilis sebuah karya yang jujur, berani, dan berpihak pada suara-suara yang diredam.

Keresahan tersebut tidak hanya ditumpahkan lewat lirik yang tajam, tetapi juga dilebur ke dalam aransemen musik yang eksploratif. “Hantam!” mengawinkan ketukan dinamis Hip-Hop/Trap modern dengan magisnya instrumen musik tradisional Karo. Akulturasi budaya ini sengaja dipilih sebagai simbol fleksibilitas dalam melakukan perlawanan, sebuah pembuktian bahwa akar tradisi lokal memiliki daya gedor yang sama besarnya dalam menyuarakan kritik sosial di tingkat nasional.

Lagu ini digerakkan oleh kombinasi flow rima padat presisi dari Xaverius Tarigan dan Tuantigabelas. Di lini produksi, Mikha Siburian bertanggung jawab menghidupkan atmosfer lagu lewat aransemen keys dan synths, dinamika frekuensi rendah yang masif dikawal oleh Maurice Yosua pada instrumen bass dan sub-bass programming, sementara fondasi ritme dihentak secara solid oleh Gopas Valentino pada drum programming dan sampling.

Sisi estetika visual yang menangkap kemarahan dan pesan lagu ini dikerjakan secara kolektif. Sampul seni (artwork) digarap oleh Marcello Ryandra Takain dari ketjil.collective dan video lirik diproduksi oleh Jusuf Habibie Pasaribu dari CBR Studio.

Share :

Baca Juga