Clubwater: Kebohongan Semanis Buah Ceri

INSOMNIAEnt.id – Clubwater, band indiepop Bandung baru saja merilis single terbaru mereka berjudul Cherry Lies. Dirilis oleh Tarsius Records (sub label Anoa Records), lagu ini direncanakan Clubwater sebagai pemanasan menjelang perilisan album penuh kedua mereka nanti di bulan Oktober.

Clubwater yang tumbuh dari skena indiepop Bandung, menghadirkan Cherry Lies, tentu dengan segala hal yang menyenangkan dari musik indiepop yang kita sukai. Musik yang bagus dan tentunya lirik yang apa adanya tentang tak selamanya cinta itu jujur dan tulus. “Cherry Lies bercerita tentang hubungan terlihat manis dari luar, tapi sarat bohong dan kecewa.  Tidak semua seperti yang kita percaya,” kata Ebbie vokalis Clubwater.

Tentunya jam terbang mereka sebagai sebuah band indiepop bukan kebohongan yang menjual manis. Clubwater sudah berdiri sejak 2013, dan memiliki rilisan esensial seperti “Happiness / You” pada 2014 melalui Shiny Happy Records. Kemudian album self-titled Clubwater dirilis pada 2020, berisi delapan lagu dan dirilis ulang dalam format kaset oleh Untune Records pada 2025 dengan beberapa bonus track. “formula musik kami sederhana, pop dengan gitar jangly, melodi kuat, dan lirik personal, kata Handi, basis Clubwater.

Proses produksi Cherry Lies dilakukan dengan sederhana. Proses rekaman dilakukan dirumah Ebbie, take bass dilakukan di kantor Handi saat sela-sela dirinya istirahat. Mereka memakai aplikasi band lab, sehingga bisa saling kirim hasil rekaman instrumen masing-masing. “Durasi produksi Cherry Lies kurang lebih tiga minggu, tapi materi ini sudah kami mulai rampungkan sepulang kami manggung di Jakarta Pop Fest (festival dua harian berisikan band-band indiepop di Jakarta & Bandung), sekitar pertengahan Juni,” jelas Sendy yang juga gitaris Clubwater.

Musik Clubwater memang banyak dipengaruhi oleh band-band indiepop dan alternative pop seperti The Field Mice, Blueboy, The Ocean Blue, The Smiths, dan Galaxie 500. Tentu saja pengaruh dari kultur Sarah Records (label lawas legendaris asal Inggris yang menjadi rumah band-band indiepop di era 80-90an) cukup besar dalam membentuk karakter musik Clubwater. “Kebetulan kami tumbuh di scene indiepop Bandung yang lebih banyak tentang musik, pertemanan, dan kebebasan untuk tetap membuat sesuatu dengan cara kami sendiri,” ujar Rega, gitaris Clubwater.

Kini, setelah merilis Cherry Lies, Clubwater tidak berpangku tangan. Mereka sedang menggarap album kedua Clubwater dimana Cherry Lies menjadi single pertama dari album tersebut. Mereka berencana merilis single kedua untuk pemanasa jelang rilis album kedua Clubwater. “Setelah album rampung, kami berharap bisa melakukan tur kecil secara kolektif, kembali lebih sering manggung, atau mungkin membuat showcase kecil-kecilan. Intinya, kami ingin tetap aktif dan menikmati prosesnya tanpa terlalu terburu-buru,” tutup Deni, si drummer Clubwater.

Mari kita tunggu!

Share :

Baca Juga