Chasing The Sun Merayakan Hari yang Lebih Baik

INSOMNIAEnt.id – House Of Salbai 34 Venue menjadi saksi atas peluncuran mini album perdana Chasing The Sun akhir pekan lalu, Sabtu (24/8). Mengusung Hari yang Lebih Baik Launching  Concert, Chasing The Sun merayakan kelahiran antologi mininya bersama A.A.C.H, Andien Tyas, dan Dub Attack.

Muncul dengan single “Jangan Pernah Kembali” pada awal Januari 2019, Chasing The Sun yang kini digawangi Alda dan Erlan (Vokal), Riki (Gitar), Mbert (Gitar), Imat (Ukelele), Azis (Bass), dan Dezna (Drum), membuktikan keseriusan mereka dalam bermusik dengan segera menggarap EP.

Setelah lima bulan berkutat di Dapur Musik, akhirnya mereka melepas lima nomor yang dirangkum dalam album berlabel “Hari yang Lebih Baik”.

Untuk merayakan karya semi albumnya ini, mereka menunjuk House Of Salbai 34 Venue untuk menjadi titik peluncuran “Hari yang Lebih Baik”. Lima lagu yang tersaji dialbum tersebut, dimainkan penuh oleh brand ambassador Astron Kido ini.

Setelah A.A.C.H, Andien Tyas, dan Dub Attack membuka pesta, pukul 9 lepas 30 menit, akhirnya mereka mengambil alih menguasai panggung. Dibuka dengan “Jangan Pernah Kembali”, lalu dilanjutkan dengan nomor “Waktu”, sebuah lagu yang terinspirasi dari kisah tragis yang dialami Ifan “Seventeen” dalam musibah tsunami Selat Sunda akhir Desember tahun lalu.

Kemudian hingar bingar distorsi dan dentuman drum Dezna sejenak berhenti kala Alda dan Erlan memainkan single sendu “My Little Angel” yang dipandu oleh petikan gitar Aldo “Mahirs” yang juga sebagai salah satu aktor dibalik penyelesaian album “Hari yang Lebih Baik”.

Usai “cooling down”, Chasing The Sun kembali menggeber dengan lagu keempat, “Bukan Untukku”. Sebelumnya, mereka menampilkan cuplikan video klip dengan judul yang sama. Yang juga dirilis pada malam itu.

Sebagai sajian penutup, mereka memainkan lagu sesuai judul albumnya, “Hari yang Lebih Baik”.

“Sesuai nama albumnya, kami ingin ke depannya menjadi hari yang lebih baik dari hari ini,” celoteh Riki yang langsung disambut hentakan drum Dezna untuk memulai memainkan lagu berdurasi 3 menit 14 detik itu.

Mengulas sedikit album “Hari yang Lebih Baik”, peran Riki sebagai motor dan song maker memang tidak perlu diragukan lagi. Kisah yang dialaminya maupun orang terdekatnya, dengan baik diterjemahkan dengan nada yang ear cathing.

Tidak sulit menikmati musik Chasing The Sun. Misalnya saja dilagu Bukan Untukku, dalam sekali putar pasti dengan mudah disenandungkan kembali meski hanya dengan bergumam.

Mendengar Chasing The Sun, sedikit mengingatkan tentang kemunculan Sunday With My Girlfriend yang sempat mencuat di skena musik sidestream Kota Serang periode 2009 hingga 2013 lalu. Namun hadirnya petikan Ukelele Imat, sedikit memberi warna yang berbeda dan menyuguhkan irama yang lebih manis.

Congrats, Chasing The Sun atas peluncuran album Hari yang Lebih Baik. Simak salah satu single mereka yang telah dirilis dalam bentuk video klip di bawah ini:

Follow Us

Latest News