Cinta atau cuma reaksi kimia? Ini sisi ilmiah dari jatuh cinta menurut single terbaru Rula Savira!

INSOMNIAEnt.id – Solois independen Rula Savira kembali dengan single terbarunya, “Reaksi Kimia”, sebuah lagu alternative pop dengan nuansa electronic yang centil dan playful.

Ditulis oleh Rula Savira dan diproduseri bersama Nuris Sungkar (Pop Markotop), serta didukung oleh Rhony Sudjiwo sebagai mixing dan mastering engineer, “Reaksi Kimia” membongkar peran-peran ‘hormon cinta’ yang memicu euforia dan kedekatan, mulai dari dopamin, serotonin, endorfin, hingga oksitosin yang bekerja tanpa disadari di dalam tubuh.

Namun dibalik itu, “Reaksi Kimia” juga dengan jujur merayakan sisi adiktif dari rasa tersebut. Ada pertanyaan dan ketakutan bahwa semua ini mungkin hanya reaksi sementara, meskipun di saat yang sama muncul keinginan untuk merasakannya selamanya. Namun, Rula justru memilih untuk tetap masuk dan larut di dalamnya, menikmati setiap detik yang membuatnya merasa hidup kembali.

Dalam visualnya, konsep laboratorium menjadi metafora utama. Latar bernuansa pink, racikan cairan kimia, serta sosok Rula dalam balutan jas lab dan kacamata pelindung menghadirkan interpretasi visual yang playful namun simbolis, merepresentasikan proses “meracik” perasaan yang tak selalu bisa dikontrol, tapi tetap ingin dirasakan sepenuhnya.

“Reaksi Kimia” menjadi single kedua Rula Savira dalam Bahasa Indonesia, sekaligus gerbang menuju album terbarunya yang direncanakan rilis tahun ini.

Share :

Baca Juga