“Crystalline”, Nomor Perkenalan Ping Pong Club Menuju Album Kedua

INSOMNIAEnt.id – Pada saat musik sudah dengan mudah di dapatkan melalui berbagai music streaming yang ada, musisi pun makin gencar untuk menciptakan suatu karya dikarenakan begitu cepat bermunculan karya – karya baru setiap waktu nya dan begitu pula dengan Ping Pong Club. Di mulai dengan mengadakan hearing session pada Jum’at 22 November lalu di Kios Ojo Keos, Ping Pong Club sudah mantap untuk perilisan single terbaru nya yaitu Crystalline yang akan di rilis pada 29 November 2019.

Ditulis oleh Hariz Lasa (vocal, synthesizers) lagu ini merupakan awal cerita Ping Pong Club menuju perjalanan produksi album ke dua mereka yang rencananya akan rampung pada pertengahan tahun depan. Lagu ini bercerita tentang fenomena social judgement yang kerap kali terjadi di hari-hari belakangan ini, ketika kebanyakan orang fokus menghakimi dan juga kerap mencampuri urusan orang lain. Kebiasaan buruk ini dapat membawa kita ke arah yang salah, karena fokus dan energy yang lebih tertuju kepada mencari-cari kesalahan, dan menghalangi kita mencapai titik potensial kita, karena kita terlalu sibuk menghakimi.

Lagu berdurasi 3 menit 21 detik ini dikemas dengan suasana music yang ceria dan balutan influens music dari ranah Britania Raya seperti The Verve, Lightning Seeds, hingga The Beatles dan Rolling Stones dan dihias dengan sentuhan futuristic ala Ping Pong Club lewat bebunyian dari synthesizer.

Untuk mendengarkan single terbaru tersebut dapat di dengarkan melalui seluruh media music streaming dan juga melalui video lyric yang tersedia di channel Youtube Ping Pong Club. Selain itu single terbaru Ping Pong Club juga dapat di dengarkan melalui radio – radio kampus dan menyusul radio – radio swasta yang ada di Indonesia.

Ikuti terus kelanjutan dari berbagai macam kegiatan dari Ping Pong Club dengan mengikutinya di media social dengan nama Ping Pong Club.


Tentang Ping Pong Club

Ping Pong Club merupakan kuartet Electro Pop / Indie Pop yang dibentuk di kota Bandung pada pertengahan tahun 2017 lalu oleh Hariz Lasa dan Muhammad Rizky. Pembentukannya bermuara dari kesamaan influens antara Hariz Lasa dan Muhammad Rizky yang sangat mencintai ranah subkultur musik, di Britania Raya, mulai dari The Beatles hingga generasi Sarah Records. Atas dasar kesamaan itulah kemudian mereka bersepakat membawa dan memutuskan untuk mengemas kembali subkultur musik di Britania Raya tersebut ke dalam musik Ping Pong Club, namun dengan tambahan nuansa electro pop yang eklektik. Dengan mengajak Fasya Suryadini dan Satrio Adi Nugroho ke dalam formasinya.

Nama Ping Pong Club adalah berasal dari sebuah term dalam dunia audio, yaitu ping pong effect, yang merupakan suara yang berpindah dari kiri ke kanan ataupun sebaliknya dalam sebuah rekaman stereo. Filosofi ini merupakan representasi dari musik Ping Pong Club sendiri yang menyajikan musik dengan eksperimentasi efek ping pong dalam karyanya. Adapun kata ‘club’ merepresentasikan Ping Pong Club sebagai sekumpulan orang yang melakukan hal tersebut. Hingga diterbitkannya rilis pers ini, Ping Pong Club telah merilis beberapa single yaitu, ‘Venetian Blinds,’ ‘Skylight,’ ‘Ecstatic,’ dan album perdananya yang berjudul ‘Retrospective’.



Visit Us At:

Website​:  https://www.pingpongclubtheband.com
Facebook​: https://www.facebook.com/pingpongclubtheband
Instagram​: https://www.instagram.com/pingpongclubtheband
Bandcamp​: https://pingpongclubtheband.bandcamp.com
Twitter: https://twitter.com/pingpongclub_

Contact Person :

Bima Anggara : 087885203454 (Whatsapp) / bimaanggaraprtm (Line)

Follow Us

Latest News