Kenalan Dengan Band Indie Rock Pandeglang, Feeze

INSOMNIAEnt.id – Kabupaten Pandeglang, merupakan salah satu dari delapan kabupaten kota di Provinsi Banten. Daerah ini, dikenal sebagai surganya para traveller. Mengingat letak geografisnya yang dikelilingi oleh pegunungan yang kokoh, serta pantai yang membuai.

Hal lain yang dikenal dari Pandeglang, adalah kereligiusan penduduknya. Banyak  ulama-ulama kharismatik lahir dari sini. Maka tak heran, julukan sebagai “Kota Santri” pun disematkan pada kabupaten yang terdiri atas 35 wilayah administrasi kecamatan ini.

Meski dicap sebagai salah satu daerah tertinggal di Banten, namun bukan berarti Pandeglang miskin potensi. Tak perlu menyinggung soal kekayaan alam yang sudah tidak diragukan.

Di sini, potensi yang ingin disinggung yakni perihal industri seni kreatifnya. Seni tradisional adalah salah satu warisan intelektual yang tak terbantahkan dengan usia Pandeglang yang sudah melewati dari satu abad.

Akan tetapi di luar itu, di era mewabahnya musik sidestream, Pandeglang pun merasakan dampaknya. Hasilnya, pelaku dunia sidestream bermunculan.

Menilik beberapa tahun ke belakang, Pandeglang mempunyai sejumlah musisi sidestream yang sempat aktif menjajal berbagai panggung underground disejumlah daerah.

Skinny  Skinny Crazy dan Three Hours After Sleep merupakan dua contoh band yang membuka gerbang merebaknya musik sidestream di Pandeglang.

Tahun demi tahun, musisi potensial pun bermunculan. Sebut saja kawanan Hey Drown yang bermarkas di Labuan dengan sejumlah punggawa lintas genrenya. Risen From Mistake, End Of Circle merupakan beberapa nama yang kerap mengibarkan bendera Pandeglang disejumlah event, baik skala lokal maupun nasional.

Akan tetapi harus diakui pula, popularitas mereka tidak sebesar dua nama lain yang disebut kemudian. Boonkpaper dan Roompoet Hijau. Mereka adalah unit reggae yang sudah malang melintas mencicipi atmosfer panggung skala besar.

Sehingga tak heran pula, Pandeglang lekat dengan selera musik reggae. Buah dari kerja keras Boonkpaper dan Roompoet Hijau yang sering menjadi delegasi Pandeglang diberbagai event dari luar daerah.

Namun melihat Pandeglang dari kacamata standar adalah sebuah kekeliruan. Industri musik arus pinggir di Pandeglang layaknya fenomena gunung es. Secara samar-samar, banyak talenta dari daerah yang disebut-sebut sebagai “Sunset of Java” ini yang bergerilya melontarkan amunisinya melalui nada-nada yang anpopulis.

Feeze adalah satu kasus yang dimaksud. Mengusung aliran Indie Rock, trio Azi Mufi (Vokal+Gitar), Akbal Fadli (Bass), dan Refansyah (Drum) ini baru saja melepas single perdananya, Calmative. Track ini rencananya bakal ada dalam EP mereka bertajuk “Hedgehog’s Dilemma”, yang akan rilis pada 19 Oktober 2018 via media streaming online Spotify, Bandcamp, Apple Music & Deezer.

Sedangkan fisiknya, “Hedgehog’s Dilemma” akan rilis dalam bentuk CD & Kaset pada bulan November nanti oleh Ofto Records, salah satu label independen yang juga berasal dari Pandeglang.

Mendengar Calmative kita akan teringat dengan musik yang dimainkan Sigmun. Dibeberapa partnya kental dengan nuansa noise yang lekat dengan kesan suram dan gelap.

Jika kalian ingin membuktikan Pandeglang tak melulu soal Roompoet Hijau, nomor dari band yang terbentuk Maret 2018 ini bisa menjadi referensi. (FCH).

Follow Us

Latest News