INSOMNIAEnt.id – Dua tahun terakhir bukan waktu yang mudah untuk Maze In Mave, kami sempat tenggelam karena pergantian personel dan perubahan arah musik yang cukup besar. Dari warna lama yang kental dengan nuansa jejepangan, kami perlahan menemukan bentuk baru di modern rock; lebih gelap, lebih jujur, dan terasa lebih dewasa.
Di masa itu, banyak materi yang tertunda. Termasuk “Lost.” Lagu ini sebenarnya sudah direncanakan untuk masuk dalam proyek album 2024. Namun karena permasalahan tadi, kami sadar lagu ini harus dibangun ulang. Beberapa part diaransemen kembali, bukan hanya secara teknis, tapi juga secara rasa, agar menyatu dengan energi dan warna vokal yang baru.
Akhirnya, “Lost” benar-benar menemukan bentuknya sekarang. Setelah rilis eksklusif di Youtube, kini (20/2) “Lost” sudah bisa didengarkan melalui berbagai platform.
“Lost” lahir dari rasa lelah yang mungkin pernah dirasakan banyak orang. Saat semuanya terasa berat, bising, dan kadang membuat kita ingin menyerah. “Lost” bukan lagu yang sok memberi solusi. Kami tidak mencoba jadi pahlawan atau memberi petuah. Lagu ini lebih seperti ruang untuk jujur. Untuk mengakui bahwa ada fase dalam hidup ketika kita merasa kosong, marah, kecewa, bahkan lelah dengan diri sendiri.

Bagi kami, pesannya sederhana: rasa lelah itu nyata, tapi menghancurkan diri bukan jawabannya. Kadang yang perlu dilepaskan bukan hidupnya, melainkan dendam, ego, dan luka yang terus kita bawa ke mana-mana.
Secara musik, “Lost” memiliki genre modern rock. Ada bagian yang tenang, ada bagian yang meledak. Gitar dibuat terasa luas, vokal dibiarkan jujur tanpa terlalu banyak polesan. Kami ingin lagu ini terasa, bukan sekadar terdengar.
“Lost” adalah langkah awal kami setelah dua tahun diam. Arahnya jelas: kami ingin terus mengeksplorasi emosi manusia dengan cara yang apa adanya — tanpa dibuat-buat, tanpa topeng.
Kami tidak sedang mencoba aman atau sekadar mengikuti arus.
Kami sedang mencari suara kami sendiri.
Dan “Lost” adalah titik mulai.








