Sajian Musik Berbeda Ala Paduraksa yang Segera Lepas Mini Album Perdana

INSOMNIAEnt.id – Di tengah gempuran musik pop, alternatif, folk, hingga elektronik yang terus berkembang, Kota Serang masih menyimpan talenta musisi lain yang memiliki daya tarik tersendiri.

Paduraksa, sebuah grup musikalisasi puisi yang kerap menginterpretasikan berbagai karya penyair melalui nada-nada yang sederhana namun mudah dicerna. Tapi justru cara itu malah membuat puisi yang mereka lantunkan lebih indah.

Tak banyak grup musikalisasi puisi yang eksis di Kota Serang. Jika selama ini kita mengenal Ari Malibu dan Reda Gaudiamo (AriReda) yang kerap melantun lewat puisi karya penyair seperti Sapardi Djoko Damono, Amir Hamzah, atau Abdul Hadi WM, Paduraksa adalah “AriReda” dalam bentuk jumbo.

Paduraksa digawangi oleh lima pria dan satu wanita, mereka adalah Giani MasisA (Vocal), Baehaqi Muhammad (Gitar), Dandi Musa (Lead Gitar), Maghfi Nugraha (Bass), Ardansyah (Drum) Djoe Taufik (Cajon). Paduraksa merupakan wadah ekspresi bagi enam mahasiswa lintas kampus  di atas, yang memiliki ketertarikan di bidang musik. Kolektif musik puisi ini terbentuk dari satu komunitas yang aktif dibidang literasi, Rumah Dunia besutan sastrawan besar Banten, Gol A Gong.

Dok Paduraksa

Nama Paduraksa diambil dari nama sebuah pintu gerbang (gate) sebuah keraton bersejarah di Banten,  yakni keraton Kaibon.  Paduraksa diartikan sebagai simbol yang mengintrepretasikan nilai lokalitas ke-Bantenan yang luhur. Nama Paduraksa secara filosofi kami maknai sebagai “Gerbang Sejarah”. Maka meminjam nama Paduraksa kami mencoba membuka gerbang sejarah melalui musik.

Dok Paduraksa

Rilis Album

Dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 30 September 2019, Paduraksa akan merilis mini album perdananya yang dinamakan “Jalan yang Lain”. Ini adalah sebuah antologi musikalisasi puisi yang digarap oleh Paduraksa sebagai persembahan bagi sastrawan-sastrawan di Banten.

Dalam mini albumnya, Paduraksa mempersembahkan 7 musikalisasi puisi dari puisi karya penyair Banten. Mulai dari Gol A Gong, Toto ST Radik, Firman Venayaksa, Ahmad Wayang, M. Rois Rinaldi, Linda Cahya Wibawa, dan puisi penyair terkenal WS. Rendra.

“Jalan yang Lain” adalah upaya Paduraksa mengapresiasi puisi untuk dikenalkan kepada publik. Dengan harapan masyarakat memiliki daya kritis dan kepekaan terhadap realitas personal maupun yang umum,” kata Arif saat berbincang dengan InsomniaEnt.id.

Rencananya, peluncuran mini album tersebut akan dilaksanakan pada Senin, 30 September 2019 di Auditorium Surosowan Rumah Dunia mulai pukul 19.30 WIB. Berlokasi di Komplek Hegar Alam No. 40 Link. Ciloang, Serang Banten.

Dok Paduraksa

Selain musikalisasi puisi, acara juga akan dimeriahkan dengan musik rap, rock & roll, orasi budaya dan pembacaan puisi yang akan dipersembahkan oleh Boldog Haz, Kick School, Irantoni, Jafra30, M. Rois Rinaldi, Ega Eryani, Arip Senjaya & Toto ST Radik. Dan dipandu oleh penulis muda Banten Ade Ubaidil juga vokalis berbakat Kebon Sora Siti Sarasvati.

Mereka tidak memungut biaya atas peluncuran mini albumnya ini. Hanya, persediaan album fisik mereka terbatas. Jadi kalian yang bosan dengan tampilan grup musik yang itu-itu saja, sangat diajurkan untuk menghadiri perilisan mini album ini. Juga bagi kalian yang ingin mendengar alunan musikalisasi puisi yang syarat dengan nuansa kebahagiaan, perlawanan dan kesedihan diimbau untuk turut menyaksikan. (Fch).

Follow Us

Latest News