INSOMNIAEnt.id – Havinhell kembali mengukir sejarah baru dalam industri musik punk Indonesia. Berselang 15 tahun dari album perdananya, Super Fighter, band atraktif asal Yogyakarta ini akhirnya merilis album keduanya, Powerpunk pada akhir Januari 2026 lalu.
Di album keduanya ini, Havinhell sekaligus mempertegas kembali formasi barunya yang kini beranggotakan Ika Zidane (vokal/bass), Astarina Dian (vokal/gitar), Naomi Anna (drum), dan Rangga Lazuardi (gitar).
“Powerpunk” diambil dari salah satu lagu mereka pada album tersebut yang berjudul serupa. Di dalam album ini terdapat 12 lagu yang memiliki bermacam-macam cerita dan juga dinamika. Namun secara garis besar mereka mengambil tema kekuatan, kebersamaan, dan juga persahabatan seperti layaknya sifat karakter yang menonjol dari Powerpuff Girls.
[Artikel lain]
Havinhell Rilis Video Klip “Powerpunk”, Anthem Perlawanan Dibalut dengan Visual Manis
“Banyak harapan dan juga doa dengan rilisnya album terbaru Havinhell sekarang setelah banyak jatuh bangun yang dialami Havinhell dan hidupku, yang ternyata malah bisa dijadikan banyak karya,” Ika Zidane merespons rilisnya Powerpunk.
Proses pembuatan album ini dilakukan selama setahun meliputi proses recording, mixing, dan mastering yang disponsori oleh BMD Music. Namun ada pula lagu yang sudah pernah rilis pada tahun 2022 yang berjudul “Kita” yang kemudian dibawakan ulang dengan formasi terbarunya.
Pada album ini, Havinhell turut berkolaborasi dengan beberapa musisi di Yogyakarta antara lain dengan Rebellion Rose serta Topanmurdoxh pada lagunya yang berjudul “Lucky 13 Rocks” dan turut pula mengajak KMNG dan Renosatt Serigala Malam pada lagunya yang berjudul “Obsidian”.

Nama Kery Astina dari Anarcute juga menjadi salah satu kolaborator di lagu “Teruntuk Kau Yang Berjuang” sebagai penulis lagu membersamai Ika Zidane. Selain pada produksi musik, Havinhell juga mengajak Dicke Rock untuk turut serta dalam pembuatan artwork dan desain album yang akan segera hadir dalam bentuk rilisan fisik.
“Melalui album ini, Havinhell berharap teman-teman yang mendengarkan bisa terus semangat dan tidak menyerah dengan apapun baik buruknya keadaan yang sedang dilalui karena sejatinya di kehidupan ini kita masih memiliki keluarga, teman yang terkadang membuat kita tampak kecil namun sesungguhnya doa mereka tidak pernah luput untuk kita,” ujar Astarina Dian.
[Artikel lain]
Siberian Redsocks Rilis Album EP Kedua Bertajuk “Kenopsia”
Selain itu, Havinhell juga ingin mengajak teman-teman semua untuk menyadari bahwa cinta tidak selalu melulu hadir melalui sosok tertentu. Namun kekayaan alam, udara yang dihirup, apapun yang dikonsumsi merupakan titipan.
“Itu menjadi bukti kasih sayang Tuhan kepada kita dalam bentuk lain yang juga harus kita jaga sebagaimana slogan Powerpuff Girls “Saving the day before bedtime!” ucap Naomi Anna.









