Lima Srikandi di Industri Sidestream Tanah Jawara

INSOMNIAENT.ID  –  Peran wanita di era modernisasi tidak bisa lagi dikesampingkan. Beberapa sektor yang selama ini lekat dengan kaum adam, mulai dicicipi oleh lawan jenisnya. Semangat kesetaraan gender semakin terlihat manakala wanita mampu melakoni peran-peran pria dengan baik.

Salah satu yang terjadi diindustri hiburan. Saat ini kehadiran wanita sebagai frontwoman disebuah band terus bermunculan. Termasuk yang dialami dalam industri musik sidestream di Banten.

Tak hanya berparas ayu, srikandi-srikandi ini dibekali oleh kemampuan bermusik yang tidak bisa disepelekan, jika tidak ingin dibilang kemampuan mereka setara dengan pria.

Nah, tim InsomniaEnt.id telah merangkum lima srikandi yang sering berseliweran naik turun panggung discene musik indie di tanah jawara.

1. Evi Sobari “Roompoet Hijau”

Lahir di Bali 24 Maret 1994 dengan nama lengkap Evi Vichoirinisya Sobari, wanita ini rasanya tak bisa dilewatkan dalam list srikandi yang memanjakan mata kaum adam. Didaulat menjadi frontwoman band beraliran reggae Roompoet Hijau, Evi menjelma menjadi idola para remaja.

Sejak bergabung dengan Roompoet Hijau ditahun 2007 silam, pesona Evi semakin menanjak. Setidaknya hal itu terlihat dari jumlah followers nya dijejaring Instagram, yang kini menyentuh diangka 115.000 pengikut!

Akibatnya, pengagum Amy Winehouse itu kini tak cuma sebagai nyanyi, tapi juga selebgram. Bahkan ibu satu anak ini pun meggembangkan karirnya dengan merintis usaha dibidang clothing dengan nama Ice Cube.

2. Imel “Esok”

Vokalis berwajah sendu ini memang terbilang baru diindustri hingar bingar musik sidestream. Ia didapuk sebagai vokalis band Esok sejak tahun lalu. Namun jangan menyepelekan kemampuan dara kelahiran Serang 21 tahun lalu ini.

Selain mahir mengolah suara, mahasiswi Untirta jurusan Komunikasi ini juga menguasai instrumen musik lain, Ukelele. Tapi jangan sekali-kali lihat Imel nyanyi dengan Ukelelenya kalau kamu tidak siap Baper.

Tidak cuma itu, Imel yang menggilai lagu Frau-Mesin Penenun Hujan ini juga jago ngelukis, loh! Mau bukti? Coba deh kepoin Instagramnya, @imeldaams, kalian akan disuguhkan puluhan karya lukisnya yang keren-keren.

Ajib, bukan? Tak cuma merdu saat bersuara, Imel juga multitalenta, idaman para pria.

3.  Agnes “Hagiasophia”

Dari Kabupaten Lebak juga tak mau kalah. Daerah yang dikenal dengan perjuangan Multatuli itu memiliki band yang kini sedang mencuri perhatian, Hagiasophia. Band beraliran folk ini mempunyai seorang vokalis dengan kualitas suara merdu.

Adalah Agnes Cellyana Nainggolan. Wanita satu ini sudah menekuni musik sejak usianya baru menginjak 10 tahun. Tak heran kalau Agnes juga piawai memainkan alat musik Gitar dan Keyboard.


Baca Juga : Lepas Single Perdana, Hagiasophia Siap Membuai Penggemar Musik


Bahkan rekam jejaknya sebagai pemusik juga dapat dilihat dari sejumlah band yang pernah diperkuat. Sebelum mengisi suara di Hagiasophia, Agnes pernah menjadi personil Gatrix, Syntax Error, dan Aqila.

Sama seperti Imel, ternyata penggemar Danilla, Tulus, Paramore, dan My Chemical Romance ini juga terpendam bakat lain dalam bidang menggambar, melukis, hingga fashion designing.

Hmm, Agnes bikin makin sulit menentukan pilihan aja, yah?

4. Nisa “Valiant Kullo”

Srikandi satu ini sedikit berbeda dari ketiga koleganya yang disebutkan di atas. Annisa Dwi Putri Abubakar atau kerap disapa Nisa ini, tidak memilih vokal sebagai jalan hidupnya. Wanita kelahiran tahun 1994 ini malah nyaman menggendong instrumen Bass.


Baca Juga : Review Rilis Party Debut Album Valiant Kullo, Konversi Reasonansi Jadi Energi


Dengan alat musik ini, Nisa malah terlihat macho. Apalagi ditunjang dengan selera musik yang bertolak belakang dari kebanyakan wanita seusianya. Bersama Valiant Kullo, Nisa mantap menekuni musik Punk.

Perjalanannya sebagai musisi memang sudah dilakoni sejak SD. Saat itu Nisa sudah menguasai Gitar. Kemudian menginjak SMP, dia mulai menyukai skena gigs sampai akhirnya membentuk band Metal, Nerubian.

Nisa mengaku banyak terinspirasi dari Robert Trujillo “Metallica”, Matt Freeman, Tim Amstrong “Rancid” hingga vokalis A.S.S, Riki “Poring” Irawan.

5. Mondays Blind

Kalau ini bukan cuma vokalis dan bassis yang diisi oleh Srikandi, tapi semua personilnya diperkuat oleh kaum hawa. Mondays Blind yang kini terdiri atas Winda Wandini (Bass & Vocal), Putri Aulia (Gitar & Vocal), Tita Mayangsari (Gitar), dan Indah Chairunisa (Drum), sudah aktif hilir mudik panggung gigs sejak tahun 2005 silam.

Kala itu mereka masih diperkuat oleh beberapa personil cowok, dengan komposisi Dessy Silitonga (Vocal), Dania Noviani (Vocal), Mimi Kill Me (Bass), Uzna Mandalika (Drum), Putri Syafila (Gitar), dan Tita Mayangsari (Gitar).

Banyak dipengaruhi nada milik Boys Like Girls, Tonight Alive, dan Greenday, mereka ingin membuktikan bahwa wanita juga bisa berkarya dalam bidang musik.

Tak hanya dibekali wajah cantik, para personilnya pun kerap berdandan stylish ala Punk Rock. Ya, Mondays Blind memang memilih aliran Punk, yang kadang dipadu padankan pula dengan unsur Pop dan Rock.

Still Punk, Still Beauty, adalah tagline mereka dalam menjajaki industri musik bawah tanah. Sejak terbentuk, Mondays Blind sudah melepas sedikitnya lima single. (FCH).

Follow Us

Latest News