Menakar ‘Gugur’, Babak Berani Paranoise di Single Keempat

Paranoise Gugur

INSOMNIAEnt.id – Tidak banyak unit pop lokal yang berani bermain-main dengan alur cerita berkesinambungan lintas single. Namun, Paranoise coba mengambil risiko itu. Kolektif pop asal Kota Serang, Banten, yang berdiri akhir 2023 lalu ini, resmi melepas karya keempat mereka bertitel “Gugur” di berbagai layanan streaming musik digital.

Rilisan ini bukan berdiri sendiri. “Gugur” menjadi babak penentu dari benang merah cerita yang dirajut gitaris mereka, Yoban. Setelah membuka babak awal lewat “Berharap”, “Memori”, dan “Anything For You”, tembang anyar ini menjadi jembatan menuju bagian pamungkas yang rencananya tuntas di karya kelima nanti.

[Artikel lain]

Paranoise Bawa Segudang Harapan dalam “Berharap”

Diisi enam kepala—Lulu (vokal), Yoban (gitar), Irell (gitar), Fauzan (bas), Zaky (keyboard), dan Fachri (drum)—Paranoise masih konsisten meramu nuansa pop emosional. Fondasi lagu kali ini menggarisbawahi kisah tentang penerimaan atas hubungan singkat yang datang di saat yang salah.

“Lagu ini sebenarnya bukan tentang kehilangan yang tragis atau bikin sedih berkepanjangan. Lebih ke bagaimana kita menerima perpisahan dengan tenang dan tetap bersyukur karena pernah saling mencintai, walaupun waktunya cuma sebentar,” ucap Fachri, sang drummer kepada InsomniaEnt.id, Selasa, 18 Agustus 2026.

Pilihan tematik ini terbilang menarik. Di saat lagu-lagu galau lokal kerap terjebak pada narasi korban yang meratapi nasib, “Gugur” justru menawarkan sudut pandang yang lebih dewasa: ikhlas tanpa dramatisasi berlebih.

Artwork single keempat Paranoise, Gugur

Dari segi aransemen, kehadiran dua gitaris dan porsi keyboard yang rapat memberikan ruang eksplorasi yang cukup luas. Walau terancam overcrowded jika tidak ditata rapi di studio, Paranoise mencoba menyeimbangkannya lewat penataan tempo dan dinamika yang terukur.

“Kami ingin lagu ini bisa bawa warna dan nuansa baru buat pendengar musik Indonesia, khususnya teman-teman di Kota Serang. Temponya kami atur supaya dinamika emosinya dapet banget dari awal sampai akhir lagu,” ujar pria yang akrab disapa Bombom itu.

Keberanian Paranoise merawat narasi panjang di tengah gempuran tren musik serba instan patut diapresiasi. Tantangan terbesarnya kini adalah bagaimana menjaga agar formula cerita berantai ini tidak terasa monoton saat nanti dirangkum utuh.

[Artikel lain]

Warna Baru Paranoise di Single Anything For You

Namun satu hal yang pasti, konsistensi mereka melepas karya secara berkala mempertegas bahwa skena pop Serang masih punya taji untuk diperhitungkan.

“Harapan kami simpel, ingin terus konsisten bikin karya tiap tahunnya dan kasih yang terbaik buat pendengar. Sekarang lagu ‘Gugur’ sudah bisa didengarkan di semua platform musik digital,” kata Fachri. (Fch)

Share :

Baca Juga