Abigel Project Bawa Misi Budaya di Karya “Legenda Balahindang”

INSOMNIAEnt.id – Kolektif instrumental yang berbasis di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Abigel Project kembali ke dunia musik setelah sempat vakum selama satu tahun. Kembalinya band yang digawangi Pudhal dan Azis ini, membawa karya baru berjudul “Legenda Balahindang”.

Dalam proyek ini, mereka didukung pula oleh rekan-rekan band Abigel Project, yaitu Iky di Drum dan Rizal Ingut di Gitar. Sementara di departemen vokal, mereka lagi-lagi merekrut Debby Ibnu, yang sebelumnya juga terlibat diproyek “Bumi Ruhui Rahayu” tahun 2023.

[Artikel lain]

Swara Jalawara Hawara, dari Huma untuk Musik Dunia

Dilagu kali ini, Abigel Project masih mengedepankan unsur budaya. Terlihat dari lirik “Legenda Balahindang” yang menggunakan Bahasa Banjar. Selain itu, mereka juga menyelipkan alat musik tradisional gamelan Banjar.

“Kami mengemas musik daerah dengan sentuhan distorsi otentik, elektronik, serta perpaduan gemelan banjar dan orkestra. Oleh karena itu, kami menyebutnya sebagai genre eksperimental, dengan tujuan agar generasi muda dapat lebih menerima lagu daerah,” kata Abigel Project dalam siaran pers yang diterima InsomniaEnt.id.

“Legenda Balahindang” diangkat dari cerita rakyat yang turun-temurun di masyarakat Kabupaten Tapin. Cerita ini adalah dongeng pengantar tidur yang konon merupakan asal usul terbentuknya Sungai Tapin, sungai yang membelah kota Rantau. Cerita ini diadaptasi menjadi sebuah karya baru berbahasa Banjar dalam balutan musik modern, dengan harapan kisah ini akan terus dikenal dan diingat.

“Legenda Balahindang juga menjadi misi kami untuk meluruskan cerita, mengingat masih banyak kebingungan antara cerita Balahindang dan cerita tentang Si Rintik dan Si Ribut,” cetus mereka.

[Artikel lain]

Representasi Visual ‘Bercumbu’ Milik Mariani Oelong Melalui Sebuah Video Musik

Lagu ini turut dirilis dalam bentuk visual yang sudah bisa disaksikan di kanal YouTube Abigel Project. Berdurasi lebih dari delapan menit, video musik “Legenda Balahindang” membawa penontonnya seperti menyimak film pendek.

“Dalam video klip tersebut, menceritakan sepasang suami istri yang sedang mencari ikan di sungai, namun tak kunjung mendapatkannya. Yang mereka dapatkan malah telur naga,” kata mereka.

Dalam pembuatan artwork lagu ini, Abigel Project dibantu oleh perupa asal Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Aisya Fahriah atau sering disapa Ais. Ais juga membantu Abigel Project dalam pembuatan properti untuk produksi video klip. (Fch)

Follow Us

Latest News